Fasilitas pendukung yang tersedia pun cukup lengkap, mulai dari area parkir, musala, toilet yang bersih, hingga area camping bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana Madasari lebih lama.
Konsep tersebut membuat De Estuary bukan hanya menjadi destinasi kuliner, tetapi juga tempat bersantai bersama keluarga setelah menjelajahi berbagai objek wisata di Pangandaran.
Di balik kelezatan menu yang disajikan, restoran ini juga mengusung konsep pemberdayaan masyarakat pesisir. Sebagian besar bahan baku diperoleh langsung dari nelayan tradisional di kawasan Pantai Madasari. Pola kerja sama tersebut memastikan hasil tangkapan laut terserap dengan baik sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat setempat.
Konsep ocean-to-table yang diterapkan juga membuat kualitas seafood tetap terjaga karena bahan baku diolah dalam kondisi segar sesaat setelah didaratkan.
Bagi wisatawan yang tengah berlibur ke Pantai Madasari, Green Canyon, Batukaras, maupun destinasi lain di Pangandaran, De Estuary bisa menjadi pilihan tepat untuk menikmati makan siang atau makan malam dengan nuansa alam yang berbeda.
Perpaduan panorama muara, semilir angin pantai, serta sajian seafood segar menjadikan pengalaman bersantap terasa lebih istimewa. Terlebih dengan hadirnya Pindang Gunung sebagai menu khas daerah yang menjadi ikon kuliner restoran ini, De Estuary menawarkan lebih dari sekadar makanan, tetapi juga kesempatan mengenal kekayaan cita rasa autentik Pangandaran.
Bagi pencinta wisata kuliner, restoran ini layak masuk dalam daftar rekomendasi tempat makan seafood di Madasari yang wajib dikunjungi saat menikmati pesona pantai selatan Jawa Barat. ***
