“Second Choice bercerita tentang seseorang yang sadar bahwa dirinya bukan pilihan utama, tetapi tetap bertahan karena masih berharap. Sampai akhirnya dia menyadari bahwa berhenti menunggu untuk dipilih juga merupakan sebuah bentuk keberanian,” kata Arie.
Menurut Arie, “Second Choice” tidak ingin menggambarkan perpisahan melalui kemarahan maupun penyesalan. Lagu tersebut justru membawa pesan tentang penerimaan ketika seseorang akhirnya berani melepaskan hubungan yang tidak lagi memberikan ruang untuk dirinya.
“Tidak ada kemarahan, tidak ada penyesalan. Ada fase ketika kita harus menerima bahwa tidak semua hubungan harus dipertahankan. Kadang, melepaskan justru menjadi keputusan yang paling jujur untuk diri sendiri,” tuturnya.
Kehadiran ROCK N ROLL THEATRE dan Sembilan Tera memperlihatkan dua pendekatan berbeda dalam satu ekosistem musik Lokanada. ROCK N ROLL THEATRE membawa pengalaman panjang para musisi senior melalui repertoar yang telah dikenal lintas generasi, sementara Sembilan Tera memperkenalkan karya baru dengan cerita yang lebih personal.
Bagi ROCK N ROLL THEATRE, panggung menjadi ruang untuk mempertemukan kembali para pencipta dan pemain lagu-lagu yang telah menjadi bagian dari perjalanan musik Indonesia.
Sementara bagi Sembilan Tera, “Second Choice” menjadi penanda perjalanan baru sekaligus upaya memperkenalkan karakter musik mereka kepada pendengar yang lebih luas.
Melalui dua proyek tersebut, Lokanada menghadirkan dua warna dalam satu ekosistem musik: kekuatan pengalaman para musisi senior dan semangat eksplorasi melalui karya-karya baru. ***
