JURNALINDONESIAUPDATE – Perceraian bukan hanya tentang berakhirnya hubungan suami istri. Di balik keputusan tersebut, ada perjuangan untuk membangun kembali kehidupan, menghadapi ketidakpastian, hingga membantu anak-anak beradaptasi dengan perubahan dalam keluarga. Kisah emosional ini diangkat dalam film drama keluarga Beautiful Pain yang menggelar special screening di CGV 23 Paskal Shopping Center, Bandung, Minggu, 18 Oktober 2026.
Film produksi Dapur Film ini menghadirkan perjalanan Niken, seorang ibu yang berani mengambil keputusan besar demi masa depan dirinya dan anak-anaknya. Keputusannya meninggalkan hubungan yang tidak sehat menjadi awal dari perjalanan baru yang tidak selalu mudah, terutama ketika ia harus menghadapi berbagai tantangan setelah perceraian.
Melalui kisah tersebut, Beautiful Pain mengajak penonton melihat bahwa keberanian untuk keluar dari hubungan yang tidak sehat bukan berarti seluruh persoalan langsung selesai. Ada proses panjang yang harus dilalui untuk memulihkan diri, menata kehidupan, dan menemukan kembali harapan di tengah perubahan.
Mengungkap Luka Perceraian dari Sudut Pandang Anak
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam Beautiful Pain adalah dampak perceraian terhadap anak-anak. Perubahan dalam keluarga tidak hanya dirasakan oleh orang tua, tetapi juga memengaruhi kehidupan anak yang harus menyesuaikan diri dengan situasi baru.
Perspektif tersebut dihadirkan melalui karakter Naia, anak sulung Niken yang diperankan oleh Anantya Kirana. Naia menjadi bagian penting dalam cerita karena menggambarkan bagaimana seorang anak berusaha memahami dan menerima perubahan setelah kedua orang tuanya berpisah.
