Wisuda Ketiga UHS Bandung, 174 Lulusan Bawa Semangat Kepemimpinan di Era AI

Menurutnya, keberhasilan seorang mahasiswa tidak pernah sepenuhnya menjadi perjuangan pribadi. Ada doa, dukungan, kerja keras, dan pengorbanan keluarga di balik pencapaian tersebut.

Ia berharap para lulusan tidak melupakan keluarga sejauh apa pun perjalanan mereka dalam mengejar cita-cita.

Estafet Kepemimpinan untuk Generasi Baru

Ketua Pelaksana Wisuda Ketiga UHS, Yupitriani M.I.Kom., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar.

Menurutnya, Wisuda Ketiga UHS menjadi momentum untuk meneruskan estafet kepemimpinan kepada generasi baru.

Konsep teatrikal obor kepemimpinan sekaligus menjadi pesan simbolis bagi para lulusan agar mampu membawa nilai-nilai ilmu pengetahuan, pengabdian, dan perubahan positif ketika kembali ke tengah masyarakat.

“Dengan bekal ilmu pengetahuan, pengalaman, serta semangat untuk terus belajar, para lulusan Universitas Halim Sanusi kini memasuki babak baru untuk membawa obor kepemimpinan dan perubahan ke tengah masyarakat,” ujar Yupitriani.

Melalui semangat Nusantara Leader Summit: Awakening The Future Leader, UHS berharap 174 lulusan yang diwisuda dapat menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Transformasi UHS sebagai Kampus AI pun menjadi bagian dari langkah tersebut. Para lulusan diharapkan mampu memanfaatkan perkembangan kecerdasan buatan secara bijak sekaligus tetap menjunjung nilai kepemimpinan dan pengabdian.

Dengan berakhirnya prosesi wisuda, 174 lulusan UHS kini memasuki fase baru. Obor kepemimpinan yang menjadi simbol utama wisuda diharapkan terus menyala melalui karya, inovasi, dan kontribusi nyata mereka bagi masyarakat, bangsa, dan negara. ***