Produk tersebut dilengkapi teknologi Soft Touch yang membuat permukaan popok diklaim dua kali lebih lembut, serta memiliki daya serap cepat sehingga membantu menjaga permukaan popok tetap lebih kering. Dengan demikian, paparan kelembapan pada kulit bayi dapat diminimalkan sehingga bayi lebih nyaman beraktivitas sepanjang hari.
Festival Gerakan Anti Ruam 2026 di Jakarta juga menghadirkan berbagai aktivitas edukatif dan hiburan keluarga. Salah satu agenda utama adalah penandatanganan Piagam Dukungan Gerakan Anti Ruam bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) sebagai simbol kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan kulit bayi.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak KemenPPPA, Rini Handayani, mengapresiasi komitmen Baby Happy dalam mendukung pemenuhan hak anak Indonesia melalui edukasi kesehatan kepada orang tua.
Menurutnya, dunia usaha memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak melalui kolaborasi bersama pemerintah, tenaga kesehatan, media, dan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa masa depan Indonesia dibangun sejak anak dilahirkan dan memperoleh pengasuhan yang penuh perhatian.
“Masa depan Indonesia tidak dimulai saat anak dewasa, tetapi sejak mereka lahir dan mendapatkan pengasuhan yang penuh kasih. Anak tidak membutuhkan orang tua yang sempurna, tetapi orang tua yang hadir,” kata Rini.
Setelah seremoni, festival dilanjutkan dengan berbagai kegiatan interaktif seperti parade stroller, baby fun’athlon, aksi ganti popok serentak, meet and greet bersama Kinderflix, hingga edukasi melalui Laboratorium Anti Ruam.
