Pertamina Patra Niaga RJBB Bangun Kemandirian ODGJ Lewat Program Lentera Jiwa di Bandung Barat

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga RJBB, Susanto August Satria, mengatakan bahwa Lentera Jiwa merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak sosial yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kami percaya setiap individu memiliki potensi untuk berkembang dan berdaya. Melalui Program Lentera Jiwa, Pertamina ingin membuka peluang bagi ODGJ yang telah pulih untuk kembali percaya diri, mandiri, serta mampu berkontribusi aktif di tengah masyarakat,” kata Satria.

Menurutnya, keberhasilan program ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa, kelompok masyarakat, dan keluarga memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung proses pemulihan penyintas gangguan jiwa.

Tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, Lentera Jiwa juga berhasil meningkatkan kualitas hidup peserta melalui peningkatan kemampuan bersosialisasi, penerimaan masyarakat, serta tumbuhnya rasa percaya diri untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari.

Program ini sekaligus mempertegas komitmen Pertamina Patra Niaga RJBB dalam menghadirkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berorientasi pada pembangunan masyarakat secara berkelanjutan.

Selain memberikan dampak langsung kepada para penyintas, keberhasilan Lentera Jiwa diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan sosial yang dapat diterapkan di berbagai daerah lain. Pendekatan yang menggabungkan aspek kesehatan mental, pemberdayaan ekonomi, dan kolaborasi lintas sektor dinilai mampu menciptakan perubahan yang lebih luas bagi masyarakat.