JURNALINDONESIAUPDATE – Pertamina Patra Niaga terus memperkuat komitmennya dalam menjaga ketahanan energi masyarakat dengan memastikan distribusi Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi 3 kilogram di Kabupaten Cianjur tetap berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.
Melalui pemantauan rutin di lapangan, evaluasi distribusi, serta koordinasi bersama berbagai pemangku kepentingan, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (RJBB) memastikan kebutuhan LPG 3 Kg masyarakat tetap terpenuhi meski tingkat konsumsi di sejumlah wilayah masih tergolong tinggi.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas distribusi, Pertamina Patra Niaga menyambut baik rencana koordinasi lintas sektoral yang melibatkan DPRD Kabupaten Cianjur, Hiswana Migas, serta Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagin) Kabupaten Cianjur.
Forum koordinasi tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam pengawasan penyaluran LPG bersubsidi agar tepat sasaran sekaligus mengantisipasi potensi kendala distribusi di lapangan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Susanto August Satria, mengatakan diskusi bersama seluruh pemangku kepentingan menjadi langkah penting dalam memastikan setiap pihak menjalankan perannya sesuai ketentuan.
“Koordinasi lintas sektoral diperlukan agar seluruh pihak dapat menjalankan fungsi masing-masing secara optimal dalam menjaga kelancaran distribusi LPG 3 Kg kepada masyarakat,” ujarnya.
Berdasarkan data distribusi, saat ini terdapat 52 agen LPG aktif di Kabupaten Cianjur yang melayani kebutuhan masyarakat melalui 1.382 pangkalan resmi yang tersebar di berbagai kecamatan.
