“Stok BBM dan LPG telah kami tingkatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang kembali ke Jakarta maupun daerah lainnya setelah merayakan Idulfitri. Seluruh layanan tambahan juga kami siapkan agar distribusi energi tetap berjalan lancar selama arus balik,” ungkap Satria.
Tidak hanya memperkuat layanan di SPBU, Pertamina Patra Niaga juga menambah fasilitas pendukung pada jalur yang berpotensi mengalami kepadatan kendaraan, termasuk di ruas Tol Fungsional Japek II Selatan.
Di jalur tersebut, perusahaan menghadirkan layanan Motorist, Tenda Kemasan BBM di KM 53B, serta SPBU Modular di KM 18. Selain itu, tersedia pula Tenda Service dan Towing Car di KM 88B Jalan Tol Jakarta-Cikampek sebagai bentuk dukungan bagi pemudik yang mengalami kendala selama perjalanan.
Penempatan layanan tambahan tersebut difokuskan pada titik-titik rawan kepadatan guna mempercepat distribusi BBM sekaligus mengurangi antrean di SPBU yang berada di jalur utama arus balik.
Satria mengungkapkan bahwa layanan Motorist Pertamina mendapat respons positif dari masyarakat. Hingga periode arus balik berlangsung, layanan pengantaran BBM darurat tersebut telah melayani 152 transaksi, meningkat sekitar 43,3 persen dibandingkan periode Ramadan dan Idulfitri tahun sebelumnya.
Layanan tersebut paling banyak dimanfaatkan di kawasan non-SPBU Kantor Jasa Marga Cikunir (MBZ), non-SPBU Rest Area KM 130A Tol Cipali, serta SPBU Rest Area KM 57A Tol Jakarta-Cikampek.
“Motorist kami disiagakan untuk membantu masyarakat yang kehabisan BBM di tengah perjalanan, terutama di jalur tol atau kawasan yang mengalami kemacetan. Layanan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pertamina Patra Niaga dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat selama arus balik Lebaran,” katanya.
