JURNALINDONESIAUPDATE – Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) tetap aman serta distribusinya berjalan lancar selama periode arus balik Lebaran 2026. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan stok energi, optimalisasi layanan distribusi, hingga penambahan fasilitas di sejumlah jalur strategis guna mendukung mobilitas masyarakat yang kembali ke kota setelah merayakan Idulfitri.
Seiring masih berlangsungnya arus balik di berbagai wilayah, Pertamina Patra Niaga terus mengoperasikan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, baik bagi pengguna kendaraan maupun kebutuhan rumah tangga.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, mengatakan peningkatan mobilitas masyarakat selama arus balik menjadi perhatian utama perusahaan dalam menjaga ketahanan pasokan energi di wilayah Jawa Bagian Barat.
Menurutnya, berdasarkan proyeksi yang telah disusun, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 23–24 Maret serta 28–29 Maret 2026, sehingga berbagai langkah antisipasi telah disiapkan jauh sebelum periode tersebut berlangsung.
“Berdasarkan pemantauan kami, arus balik Lebaran mulai menunjukkan peningkatan signifikan, terutama di wilayah Jawa Bagian Barat yang menjadi tujuan akhir para pemudik. Karena itu, kami memastikan stok BBM dan LPG tetap aman serta seluruh infrastruktur distribusi beroperasi secara optimal,” ujar Satria.
