Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman Selama Arus Balik Lebaran 2026

Data Pertamina Patra Niaga Regional JBB mencatat selama periode 9 hingga 26 Maret 2026 terjadi peningkatan konsumsi sejumlah jenis energi dibandingkan kondisi normal.

Penyaluran produk Gasoline meningkat sebesar 19,2 persen seiring bertambahnya mobilitas kendaraan selama musim mudik dan arus balik. Sebaliknya, konsumsi Gasoil mengalami penurunan sekitar 20,1 persen akibat penerapan Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai pengaturan lalu lintas dan penyeberangan angkutan Lebaran oleh pemerintah.

Sementara itu, konsumsi LPG juga mengalami kenaikan sekitar 0,3 persen dibandingkan kondisi normal. Kendati terjadi peningkatan permintaan, Pertamina Patra Niaga memastikan stok energi di seluruh wilayah Regional Jawa Bagian Barat tetap berada pada level aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Peningkatan permintaan BBM maupun LPG merupakan kondisi yang wajar seiring meningkatnya arus kendaraan selama mudik dan arus balik serta aktivitas rumah tangga masyarakat setelah Lebaran,” jelas Satria.

Untuk menjaga keandalan pasokan, Pertamina Patra Niaga telah melakukan build up atau penambahan cadangan stok BBM dan LPG sebelum puncak arus balik. Selain itu, perusahaan juga memperkuat layanan distribusi di berbagai jalur utama yang diperkirakan mengalami lonjakan kendaraan.

Selama masa Satgas RAFI 2026, Pertamina Patra Niaga mengoperasikan 427 SPBU yang melayani selama 24 jam, 2.180 Agen LPG Siaga, 18 titik Layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga, 52 titik Motorist dan Pertamina Delivery Service (PDS) BBM, 563 agen PDS Bright Gas, 62 mobil tangki siaga, serta 12 Serambi MyPertamina yang tersebar di jalur tol, jalur wisata, dan jalur lintas utama.