Pertamina Patra Niaga Hentikan Sementara Operasional Pertashop di Mancak Serang Usai Keluhan Konsumen

Hingga Jumat (27/3/2026), Pertamina Patra Niaga mencatat sebanyak 38 kendaraan roda dua yang terdampak telah memperoleh penanganan. Seluruh kendaraan tersebut diarahkan ke bengkel yang telah ditunjuk untuk menjalani pemeriksaan teknis sekaligus proses perbaikan.

“Hingga saat ini, sebanyak 38 kendaraan roda dua yang terdampak sudah kami tangani. Kendaraan-kendaraan tersebut dibawa ke bengkel yang telah ditunjuk untuk diperiksa dan diperbaiki,” jelas Susanto.

Perusahaan memastikan penanganan terhadap konsumen menjadi prioritas utama. Seluruh proses pemeriksaan kendaraan terus dipantau agar dapat diselesaikan secepat mungkin sesuai hasil diagnosa teknis di lapangan.

Investigasi Dilakukan Secara Menyeluruh

Selain memberikan pendampingan kepada konsumen terdampak, Pertamina Patra Niaga RJBB juga melakukan investigasi secara komprehensif guna mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.

Pemeriksaan dilakukan terhadap berbagai aspek, mulai dari kualitas BBM, proses distribusi, sarana penyimpanan di Pertashop, hingga mekanisme penyaluran kepada konsumen. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan hasil investigasi diperoleh secara objektif dan menyeluruh.

Susanto menegaskan bahwa hingga saat ini indikasi kejadian hanya ditemukan di satu lokasi Pertashop dan tidak terjadi di lembaga penyalur lainnya di wilayah Kecamatan Mancak.

“Kami memastikan tidak ada lembaga penyalur lain di wilayah Mancak yang mengalami kejadian serupa. Kasus ini terindikasi hanya terjadi di satu lokasi Pertashop,” tegasnya.