Pertumbuhan di berbagai subsektor tersebut memperlihatkan besarnya kebutuhan energi untuk menopang kegiatan produksi dan pengolahan di Jawa Barat. Bagi pelaku industri, kontinuitas pasokan listrik menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kelancaran operasional, efisiensi, dan produktivitas usaha.
Karawang Catat Pertumbuhan Penjualan Listrik Tertinggi
Pertumbuhan penjualan listrik juga terjadi di berbagai wilayah Jawa Barat. Hingga September 2026, Karawang mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 10,30 persen.
Posisi berikutnya ditempati Indramayu dengan pertumbuhan 9,22 persen dan Sumedang sebesar 8,59 persen. Capaian tersebut menunjukkan peningkatan kebutuhan energi listrik di sejumlah daerah sejalan dengan berkembangnya aktivitas ekonomi dan produktivitas masyarakat.
Untuk merespons kenaikan kebutuhan tersebut, PLN UID Jawa Barat terus memperkuat kesiapan sistem kelistrikan. Upaya yang dilakukan meliputi pemeliharaan jaringan secara intensif, peningkatan kapasitas infrastruktur, serta optimalisasi pengelolaan sistem distribusi.
Langkah tersebut ditujukan untuk menjaga keandalan pasokan listrik agar mampu mengimbangi kebutuhan masyarakat dan dunia usaha yang terus berkembang.
Joharifin menegaskan, PLN berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan berkualitas sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Barat melalui pasokan energi yang andal.
“Setiap peningkatan kebutuhan listrik adalah tanggung jawab yang harus kami jawab dengan kesiapan dan pelayanan terbaik. Seluruh insan PLN terus bekerja menjaga keandalan pasokan, memperkuat infrastruktur, dan memastikan listrik hadir untuk mendukung aktivitas masyarakat serta produktivitas dunia usaha. Kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi Jawa Barat selalu didukung oleh energi listrik yang andal dan berkelanjutan,” tutup Joharifin. ***
