Sinergi lintas sektor dibutuhkan untuk menghasilkan rekomendasi strategis yang tidak hanya berhenti pada tataran konsep, tetapi juga dapat diterapkan secara nyata.
Melalui Seri Dialog XXIII, pembahasan mengenai kedaulatan digital diharapkan dapat menjadi dorongan bagi industri strategis nasional, termasuk PT INTI, untuk terus meningkatkan inovasi, kapabilitas, dan kolaborasi.
Sebagai BUMN yang didirikan pada 30 Desember 1974, PT INTI memiliki portofolio bisnis di bidang manufaktur, integrator sistem (system integrator), dan digital. Perusahaan ini sepenuhnya dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia.
Penguatan peran PT INTI diharapkan dapat mendukung kemampuan Indonesia dalam menghasilkan produk dan teknologi sendiri.
Pada akhirnya, kedaulatan digital bukan sekadar kemampuan suatu bangsa dalam menggunakan teknologi, melainkan juga kemampuan untuk memproduksi, mengembangkan, dan mengelolanya secara mandiri.
Rekaman lengkap Seri Dialog XXIII bertajuk “Kedaulatan Digital Indonesia: Realistis atau Utopis?” dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi Dewan TIK Nasional. ***






