Bio Farma Perkuat Riset dan Produksi Vaksin Lewat AI, Distribusi Dipantau Real-Time

Melalui partisipasi dalam DTIIF 2026, Bio Farma berharap dapat membuka lebih banyak peluang kemitraan strategis, terutama yang berfokus pada penguatan kapasitas riset, transfer teknologi, serta percepatan pengembangan inovasi di bidang farmasi.

“Saya berharap, forum tersebut dapat memperluas peluang kerja sama dengan berbagai mitra strategis, termasuk perusahaan riset dan pihak yang memiliki kapasitas dalam pengembangan teknologi,” tutup Shadiq.

Sejalan dengan semangat “Advancing Hope, Shaping The Future”, Bio Farma terus bertransformasi menjadi perusahaan life science yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing global. Melalui ilmu pengetahuan, kolaborasi, dan perbaikan cara kerja, perusahaan berkomitmen menghadirkan manfaat inovasi bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan dan kemandirian kesehatan Indonesia. ***