JURNALINDONESIAUPDATE – Ratusan anak dari berbagai daerah di Jawa Barat memeriahkan puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 melalui Festival Kreasi Budaya Anak Jawa Barat yang digelar di Teater Tertutup Dago Tea House, Kota Bandung, Jumat, 31 Juli 2026. Mengusung tema “Ngamumule Budaya Sunda, Ngawangun Generasi Emas”, festival ini menjadi ruang bagi anak untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya daerah.
Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat tersebut menegaskan bahwa pemenuhan hak anak tidak hanya diwujudkan melalui perlindungan, tetapi juga dengan menghadirkan ruang yang aman, inklusif, dan inspiratif agar anak dapat mengembangkan bakat, karakter, serta potensi terbaiknya.
Peringatan Hari Anak Nasional Jawa Barat 2026 menjadi puncak dari rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama beberapa bulan. Antusiasme anak-anak terlihat dari tingginya angka partisipasi dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan.
Sebanyak 1.381 anak mengikuti Pasanggiri Biantara dalam Bahasa Sunda, Arab, dan Inggris. Selain itu, lebih dari 1.000 anak turut ambil bagian dalam berbagai webinar advokasi dan sosialisasi hak anak melalui program Ngopi Sahabat Goes to School.
Tidak hanya itu, sebanyak 774 anak menunjukkan bakatnya melalui perlombaan Tari Merak, Pencak Silat, Ngawih Pupuh, hingga Pemandu Acara yang menjadi bagian dari Festival Kreasi Budaya Anak Jawa Barat.
