Teknologi Robotic Navigation Bantu Dokter Tangani Masalah Tulang Belakang Lebih Presisi

Pendekatan tersebut ditujukan untuk meminimalkan cedera jaringan, mendukung pemulihan yang lebih cepat, serta meningkatkan akurasi dalam penempatan implan.

Namun, semakin kompleks kondisi tulang belakang yang ditangani, kebutuhan terhadap perencanaan dan akurasi selama prosedur juga semakin tinggi.

Karena itu, teknologi menjadi salah satu elemen yang dapat membantu dokter dalam menjalankan tindakan bedah tulang belakang.

Robotic Navigation Bantu Tingkatkan Presisi

Dalam tindakan bedah tulang belakang, akurasi tidak hanya dibutuhkan pada tahap perencanaan sebelum operasi, tetapi juga ketika prosedur berlangsung.

Dalam pemaparannya, dr. Asrafi menjelaskan teknologi robotik dapat membantu mulai dari pre-operative planning, penggunaan perangkat lunak canggih, hingga intraoperative guidance.

RS Premier Bintaro menggunakan Globus Excelsius GPS, sistem navigasi robotik yang dapat digunakan dalam berbagai prosedur bedah tulang belakang.

Teknologi tersebut juga memiliki peran dalam membantu penanganan kasus dengan anatomi tulang belakang yang kompleks, termasuk skoliosis dan kondisi dengan bentuk pedikel yang tidak normal.

Pada kondisi tulang belakang yang mengalami deformitas, penempatan pedicle screw menjadi salah satu bagian penting dalam prosedur.

Posisi yang tidak tepat dapat menyebabkan implan berada di dalam kanal maupun keluar dari struktur tulang. Karena itu, dibutuhkan perencanaan dan panduan yang akurat selama tindakan.

Meski menggunakan teknologi robotik, dr. Asrafi menekankan bahwa teknologi tersebut bukan untuk menggantikan peran dokter.