Pertamina Patra Niaga RJBB Perkuat Layanan Energi di Sukabumi dan Cianjur Selama Ramadan

Berdasarkan hasil proyeksi, Pertamina memperkirakan akan terjadi dua puncak arus mudik, yakni pada 15 Maret dan 20 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24–25 Maret serta 28–29 Maret 2026.

Dengan proyeksi tersebut, Pertamina memperkuat kesiapan jaringan distribusi melalui SPBU, Pertashop, agen LPG, hingga layanan tambahan yang telah disiapkan di berbagai titik strategis.

“Berdasarkan proyeksi kami diperkirakan terdapat dua puncak arus mudik pada 15 dan 20 Maret 2026, serta arus balik pada 24–25 dan 28–29 Maret 2026. Untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas tersebut, Pertamina telah menyiapkan layanan energi melalui SPBU, Pertashop, dan jaringan agen LPG guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Satria.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM maupun LPG secara berlebihan (panic buying) karena stok energi telah dipersiapkan dalam jumlah yang mencukupi selama masa Satgas RAFI.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying karena pasokan energi dalam kondisi aman dan distribusi terus kami jaga agar tetap lancar,” tambahnya.

Selama pelaksanaan Satgas RAFI 2026, Pertamina akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi stok BBM dan LPG di seluruh wilayah Sukabumi dan Cianjur. Monitoring dilakukan secara berkala agar distribusi energi tetap berjalan optimal meskipun terjadi peningkatan konsumsi maupun perubahan kondisi lalu lintas selama arus mudik dan arus balik Lebaran.