Pertamina Patra Niaga RJBB Pastikan Pasokan LPG Tetap Aman Usai Insiden SPBE di Bekasi

Melalui skema tersebut, pasokan LPG dialihkan ke sejumlah SPBE terdekat sehingga kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi tanpa hambatan berarti.

Beberapa fasilitas yang disiapkan sebagai titik suplai alternatif di antaranya SPBE PT Kenrope Sarana Pratama yang berjarak sekitar 5,8 kilometer dari lokasi kejadian, SPBE PT Pacific Sumber Segara dengan jarak sekitar 7,1 kilometer, serta SPBE PT Dharma Wira Sentosa yang berjarak sekitar 7,9 kilometer.

Optimalisasi suplai dari fasilitas tersebut dilakukan agar distribusi LPG ke agen maupun pangkalan tetap berlangsung sesuai jadwal sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

“Dengan skema ini, kami memastikan distribusi LPG kepada masyarakat tetap berjalan normal,” tegas Susanto.

Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying

Pertamina Patra Niaga RJBB juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian LPG secara berlebihan (panic buying). Perusahaan memastikan stok LPG dalam kondisi aman dan telah menyiapkan sistem distribusi alternatif untuk mengantisipasi gangguan operasional di lokasi kejadian.

Selain menjaga pasokan energi, Pertamina juga meminta pihak pengelola SPBE memberikan penanganan terbaik kepada seluruh korban terdampak serta memastikan setiap keluhan masyarakat dapat ditangani secara optimal. Pendataan korban masih terus dilakukan bersama pihak terkait sebelum diumumkan secara resmi.

Sebagai perusahaan yang bertanggung jawab dalam penyaluran energi nasional, Pertamina Patra Niaga RJBB menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan aspek keselamatan, keamanan operasional, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.