Pertamina Patra Niaga RJBB Bersama Ditjen Migas Tinjau Penyaluran LPG, Pastikan Rantai Pasokan Tetap Terjaga

“Pertamina memastikan pasokan LPG, terutama LPG 3 kilogram, tetap tersedia dengan baik di lapangan. Kami terus melakukan pemantauan secara rutin di seluruh jalur distribusi, mulai dari terminal, SPBE, hingga pangkalan gas LPG. Dengan upaya ini, masyarakat dapat memperoleh LPG dengan mudah sekaligus menggunakannya secara bijak,” ujar Freddy.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Susanto August Satria, menegaskan bahwa sinergi antara Pertamina dan pemerintah menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas distribusi energi nasional.

Menurutnya, kunjungan lapangan tersebut menjadi bukti komitmen bersama dalam memastikan pasokan LPG tetap aman serta distribusinya berjalan lancar hingga ke tingkat pangkalan.

“Kunjungan ini menunjukkan sinergi dan pengawasan langsung bersama pemerintah dalam menjaga kelancaran dan kesiapan pasokan LPG. Pertamina Patra Niaga RJBB berkomitmen menjaga ketersediaan energi secara merata melalui sistem distribusi yang terintegrasi dan pengawasan berkelanjutan,” jelas Satria.

Di kesempatan yang sama, Integrated Terminal (IT) Manager Jakarta, I Nyoman Adi Pradana, menjelaskan bahwa IT Jakarta memiliki peran strategis sebagai salah satu pusat distribusi energi yang mendukung penyaluran LPG ke berbagai wilayah.

Ia memastikan seluruh proses operasional terus dipantau agar distribusi berjalan tepat waktu dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal.

Melalui pengawasan bersama ini, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat memastikan stok LPG di wilayah kerjanya tetap dalam kondisi aman dan mencukupi. Perusahaan juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, regulator, serta mitra usaha guna menjaga kelancaran distribusi energi di seluruh wilayah.