Pertamina Patra Niaga RJBB Bangun PLTS untuk Perkuat Kemandirian Energi Desa Dawuan Barat

Program edukasi diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Universitas Sebelas Maret, yakni Agus Supriyanto, Anif Jamaludin, dan Dwi Djoko Rahmadi. Turut hadir pula Supervisor HSSE Fuel Terminal Cikampek Erik Wicaksono, Sekretaris Desa Dawuan Barat E. Wahyu Adam, Ketua Kelompok Lelepedia Irkayana, serta masyarakat setempat.

Supervisor HSSE Fuel Terminal Cikampek, Erik Wicaksono, mengatakan Program Desa Energi Berdikari tidak hanya berfokus pada penyediaan fasilitas energi bersih, tetapi juga pada peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu mengelola teknologi tersebut secara mandiri.

“Desa Energi Berdikari diharapkan menjadi pusat pembelajaran dan percontohan energi terbarukan di Desa Dawuan Barat maupun Kabupaten Karawang. PLTS ini tidak hanya memenuhi kebutuhan energi, tetapi juga menjadi sarana edukasi sekaligus penguatan ekonomi desa yang berkelanjutan,” ujar Erik.

Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari beroperasinya instalasi PLTS, tetapi juga dari kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi tersebut untuk mendukung aktivitas ekonomi produktif.

Sementara itu, Sekretaris Desa Dawuan Barat, E. Wahyu Adam, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pertamina dalam menghadirkan energi terbarukan di wilayahnya. Ia menilai program tersebut membuka peluang baru bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha berbasis energi bersih.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina atas dukungan dalam pengembangan PLTS di Desa Dawuan Barat. Program ini menjadi langkah baru dalam pemanfaatan energi terbarukan sekaligus mendorong kelompok binaan agar semakin aktif menyebarluaskan manfaatnya sehingga dampak positifnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” katanya.