JURNALINDONESIAUPDATE – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (RJBB) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung transisi energi bersih sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Program Desa Energi Berdikari. Komitmen tersebut diwujudkan dengan membangun sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Dawuan Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, melalui Fuel Terminal (FT) Cikampek.
Program yang dilaksanakan pada Selasa (3/3/2026) ini menjadi bagian dari upaya Pertamina dalam mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) sebagai sumber energi yang ramah lingkungan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Sebagai implementasi program, Pertamina memasang sistem PLTS berkapasitas 6,6 kilo Watt peak (kWp) yang dilengkapi baterai berkapasitas 10 kilo Watt hour (kWh) dan inverter 5.000 watt berbasis sistem off-grid. Teknologi tersebut memungkinkan pasokan listrik tetap tersedia tanpa bergantung pada jaringan listrik utama.
Energi yang dihasilkan dari PLTS dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas budidaya ikan lele yang dikelola oleh Kelompok Lelepedia, mulai dari pengoperasian pompa air kolam, proses pengemasan hasil panen, pengisian oksigen untuk distribusi ikan, hingga penyediaan penerangan di area produksi.
Melalui pemanfaatan energi surya, kelompok budidaya diharapkan mampu menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan efisiensi produksi sehingga produktivitas usaha dapat terus berkembang secara berkelanjutan.
Tidak hanya membangun infrastruktur energi, Pertamina juga menggelar kegiatan sosialisasi dan pelatihan mengenai pengoperasian serta perawatan sistem PLTS di Kantor Desa Dawuan Barat. Kegiatan tersebut bertujuan agar masyarakat mampu mengelola teknologi energi surya secara mandiri dalam jangka panjang.
