Di kesempatan terpisah, Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat, Dila Amanda Kenniza, menyatakan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, Pertamina, dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.
Ia menilai Program Rumah Gizi Rawajaya menjadi contoh nyata bagaimana sinergi lintas sektor mampu menghadirkan solusi terhadap tantangan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kami mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam pelaksanaan Program Rumah Gizi Rawajaya. Dengan sinergi antara pemerintah, Pertamina, dan masyarakat, kami optimistis program ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kelurahan Pondok Kopi,” ujar Dila.
Ke depan, Pertamina Patra Niaga berharap Program Rumah Gizi Rawajaya tidak hanya menjadi pusat pengembangan urban farming dan budidaya ikan, tetapi juga mampu menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan yang dapat direplikasi di berbagai wilayah lain.
Melalui penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan kelompok masyarakat, Pertamina Patra Niaga berkomitmen menghadirkan program-program CSR yang memberikan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan.
Program ini juga sejalan dengan upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 2 tentang Tanpa Kelaparan (Zero Hunger) dan Tujuan 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat, Pertamina Patra Niaga optimistis dapat terus menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekaligus memperkuat pembangunan berkelanjutan di Indonesia. ***
