PERHUMAS BPC Bandung Perkuat Kompetensi Humas, Soroti AI hingga Keberlanjutan di KHI 2026

“Komunikasi keberlanjutan tidak boleh berhenti pada penyampaian cerita positif mengenai organisasi. Komunikasi harus mampu menunjukkan bukti kinerja, keterbukaan terhadap tantangan, serta dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” tambahnya.

Dengan pendekatan tersebut, reputasi organisasi diharapkan terbentuk melalui tindakan yang dapat dibuktikan, bukan hanya narasi komunikasi.

PERHUMAS BPC Bandung Perluas Kolaborasi Profesional

Kehadiran di KHI 2026 juga menjadi bagian dari upaya PERHUMAS BPC Bandung memperluas jejaring profesional dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai Badan Pengurus Cabang PERHUMAS di Indonesia.

Sebelumnya, PERHUMAS BPC Bandung telah menggelar rangkaian diskusi Road to KHI 2026 dengan tema “Building Trust, Shaping Influence: The Future of Public Relations”. Rangkaian tersebut membahas empat dimensi penting dalam membangun kepercayaan, yaitu Trust in Crisis, Trust in Technology, Trust in Power, serta Trust in Culture & Sustainability.

Kegiatan tersebut menjadi kontribusi PERHUMAS BPC Bandung dalam mendorong pertukaran pengetahuan, memperkuat kompetensi, dan meningkatkan pemahaman mengenai peran strategis komunikasi dalam menghadapi tantangan organisasi maupun masyarakat.

Melalui partisipasi dalam KHI 2026, PERHUMAS BPC Bandung berkomitmen melanjutkan kegiatan edukasi, diskusi profesional, kolaborasi akademik, serta penguatan kapasitas praktisi komunikasi di Bandung dan Jawa Barat.

KHI 2026 Angkat Nilai Budaya dan Regenerasi Humas

Penyelenggaraan KHI 2026 di Surakarta turut mengangkat nilai budaya dan kearifan lokal sebagai inspirasi untuk membangun kepercayaan. Melalui konsep Enam Simpul Kepercayaan, forum ini mengangkat nilai adiluhung, kepemimpinan, konsistensi, makna, harmoni, dan keberlanjutan sebagai fondasi kontribusi profesi humas terhadap pembangunan bangsa.