Pengalaman Rekayasa Sprint Jadi Referensi Len Industri Perkuat Sistem Kendaraan Listrik

Pengalaman tersebut turut diterapkan dalam pengembangan Electrical Bike Sprint, motor trail listrik karya anak bangsa. Kendaraan tersebut menjadi salah satu referensi teknis untuk memperkuat pendekatan integrasi berbasis data, verifikasi, dan kesesuaian teknis lintas sistem.

Pengembangan Sprint memberikan pengalaman dalam mengintegrasikan sistem energi, kendali, dan proteksi ke dalam satu kesatuan kendaraan.

Namun, Len Industri menegaskan bahwa pengalaman tersebut digunakan sebagai pembelajaran engineering dan bukan sebagai representasi pengembangan produk komersial dalam program kendaraan listrik.

Secara teknis, Sprint menggunakan motor listrik berdaya 3.000 Watt dengan kecepatan maksimal hingga 80 kilometer per jam serta jarak tempuh hingga 60 kilometer.

Motor trail listrik tersebut memiliki daya angkut hingga 190 kilogram, suspensi depan teleskopik, serta sistem rem cakram pada kedua roda.

Penggunaan tenaga listrik juga membuat kendaraan tersebut tidak menghasilkan emisi saat digunakan. Selain itu, teknologi listrik dinilai dapat memberikan efisiensi konsumsi energi sekaligus perawatan yang relatif lebih hemat.

Fokus pada Penyelarasan dan Verifikasi

Dalam menjalankan perannya, PT Len Industri berfokus pada sejumlah aspek integrasi teknis. Di antaranya penyelarasan antarmuka dan dependensi antarsistem, konsolidasi serta verifikasi data lintas mitra, penilaian kesiapan setiap domain, hingga identifikasi kesenjangan yang masih membutuhkan tindak lanjut.

Proses tersebut dilakukan dengan mengacu pada data dari masing-masing pemilik sistem serta standar dan ketentuan yang berlaku.