“Melalui pelatihan ini, Pertamina Patra Niaga ingin memastikan masyarakat pesisir memiliki keterampilan yang lebih memumpuni dalam menghadapi tantangan lingkungan sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan,” ujar Adi.
Selain pelatihan teknis, program ini juga menekankan kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah dalam menjaga ekosistem pesisir. Peningkatan kapasitas diharapkan membuat kelompok konservasi lebih efektif sebagai garda terdepan pelestarian lingkungan, melalui pembelajaran teknis konservasi keanekaragaman hayati dan mitigasi perubahan iklim lewat praktik lapangan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, menyatakan bahwa program ini selaras dengan visi perusahaan untuk fokus pada transisi energi dan penyediaan produk energi yang lebih hijau untuk mendukung lingkungan dan masa depan.
“Program Upskilling Kelompok Konservasi bertajuk Protect Nature sejalan dengan visi perusahaan Pertamina yang menjadi mitra strategis dalam mewujudkan masa depan hijau dan berkelanjutan, serta mendukung target pembangunan berkelanjutan,” ujar Satria.
Langkah ini juga mendukung upaya Pertamina Patra Niaga Regional JBB dalam mencapai tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 13 terkait penanganan perubahan iklim, poin 14 ekosistem laut, dan poin 15 ekosistem daratan. ***









