Dukungan terhadap inovasi ini juga datang dari kalangan pelancong. Konten kreator perjalanan Jelajah Kuy, Chindy Aidi, menilai kehadiran Gojek Instant memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi pengguna kereta api, terutama wisatawan yang membawa banyak barang bawaan.
Menurutnya, keberadaan titik jemput yang jelas membuat proses melanjutkan perjalanan menjadi lebih sederhana dan tidak membingungkan.
“Sebagai traveler yang sering bepergian menggunakan kereta api, inovasi ini sangat memudahkan. Prosesnya jadi lebih sederhana karena titik jemputnya jelas dan mudah ditemukan,” ujarnya.
Hingga saat ini, Gojek Instant telah tersedia di lebih dari 50 stasiun dan terminal di berbagai kota di Indonesia. Dengan hadirnya layanan tersebut di Stasiun Bandung, konektivitas antarmoda transportasi diharapkan semakin kuat sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih nyaman, tertib, dan terintegrasi dari awal hingga akhir perjalanan.
Kolaborasi antara Gojek dan KAI ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam mendukung transformasi transportasi publik yang lebih modern dan berorientasi pada kebutuhan pengguna di era mobilitas yang terus berkembang. ***
