BRI dan OJK Perkuat Literasi Keuangan di Cirebon, Budaya Menabung hingga Waspada Penipuan Jadi Fokus

Masyarakat didorong untuk lebih berhati-hati ketika menerima informasi mengenai tawaran investasi, pinjaman, maupun layanan keuangan lainnya. Pemahaman mengenai produk dan layanan keuangan resmi juga diperlukan agar masyarakat tidak mudah tergiur tawaran dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengenali potensi penipuan serta mengambil keputusan keuangan berdasarkan informasi yang benar.

BRI Dorong Pemberdayaan Ekonomi Cirebon

Selain meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan, kolaborasi BRI dan OJK juga diarahkan untuk mendukung pemberdayaan ekonomi daerah.

Masyarakat dan pelaku usaha mikro didorong agar dapat memanfaatkan layanan perbankan secara optimal untuk menunjang aktivitas ekonomi mereka.

Akses terhadap layanan keuangan formal dapat membantu pelaku usaha mengelola transaksi, menyimpan hasil usaha, serta mengembangkan bisnis secara lebih terencana. Dengan literasi yang memadai, masyarakat juga diharapkan mampu memilih produk keuangan sesuai kebutuhan dan kemampuan.

Bagi pelaku UMKM, pemanfaatan layanan perbankan secara tepat dapat menjadi salah satu bagian dari upaya memperkuat keberlangsungan usaha sekaligus membuka peluang pengembangan bisnis.

Melalui rangkaian edukasi tersebut, BRI Branch Office Cirebon Kartini menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan OJK dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan.

Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada momentum Hari Indonesia Menabung 2026, tetapi dapat terus berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang mendorong masyarakat semakin cakap mengelola keuangan.