AMD Kenalkan Ryzen AI 400 Series di Bandung, Bawa Performa AI hingga 60 TOPS

AMD juga mengumumkan dukungan software ROCm 7.2 untuk seluruh prosesor Ryzen AI 400 Series. Selain itu, terdapat fitur bundel AI baru pada AMD Software: Adrenalin Edition untuk mempermudah adopsi, pengembangan, dan penerapan teknologi AI.

Ryzen AI Max+ untuk Komputasi dan Grafis Kelas Tinggi

Selain Ryzen AI 400 Series, AMD memperluas portofolio Ryzen AI Max+ melalui dua model baru, yakni Ryzen AI Max+ 392 dan Ryzen AI Max+ 388.

Keduanya dirancang untuk perangkat premium, mulai dari laptop ultra-tipis, workstation, hingga mini-PC berukuran ringkas. Prosesor ini menggabungkan arsitektur CPU Zen 5, grafis terintegrasi AMD Radeon 8060S, serta NPU berbasis AMD XDNA generasi kedua.

Ryzen AI Max+ 392 memiliki 12 core dan 24 thread dengan kecepatan boost hingga 5,0 GHz, total cache 76 MB, serta 40 graphics compute units (CUs). Adapun Ryzen AI Max+ 388 dibekali 8 core dan 16 thread, kecepatan boost hingga 5,0 GHz, total cache 40 MB, dan 40 graphics CUs.

Kedua prosesor tersebut menawarkan kemampuan NPU hingga 50 TOPS dengan rentang cTDP 45–120 watt.

Kombinasi CPU, GPU, dan memori terpadu pada seri Ryzen AI Max+ ditujukan untuk menangani beban kerja yang lebih berat. Pengguna dapat memanfaatkannya untuk mempercepat pemrosesan model bahasa berukuran besar, merender media beresolusi tinggi, hingga menjalankan game modern dengan pengaturan grafis tinggi.

AMD juga menyebut seri ini mampu mendukung kebutuhan agentic AI, yakni penggunaan sistem AI yang dapat menjalankan rangkaian tugas secara lebih mandiri sesuai instruksi dan kebutuhan pengguna.

Tersedia di Berbagai Merek Laptop

Di Indonesia, prosesor AMD Ryzen AI Series telah digunakan pada berbagai lini laptop untuk kebutuhan gaming, pembuatan konten, dan produktivitas dari sejumlah mitra OEM AMD.