AMD Kenalkan Ryzen AI 400 Series di Bandung, Bawa Performa AI hingga 60 TOPS

Pembagian beban kerja antara CPU, GPU, dan NPU juga memungkinkan setiap komponen menjalankan tugas sesuai kemampuannya. Dengan begitu, CPU dan GPU dapat tetap menangani aktivitas komputasi lainnya ketika NPU memproses pekerjaan AI yang didukung.

Teknologi ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari kolaborasi video, pembuatan konten, produktivitas, hingga pengalaman bermain game. Pemrosesan lokal juga memberikan pilihan bagi pengguna yang membutuhkan pengolahan data langsung di perangkat pribadi.

Baca Juga : Lenovo Umumkan Jajaran Laptop Cerdas dengan AMD Ryzen AI di Indonesia

Ryzen AI 400 Series Tawarkan NPU hingga 60 TOPS

Dalam kesempatan tersebut, AMD turut memperkenalkan prosesor Ryzen AI 400 Series yang dirancang untuk mendukung PC Copilot+.

Prosesor ini dibangun menggunakan arsitektur CPU Zen 5 dan NPU berbasis AMD XDNA 2 generasi kedua. Kemampuan pemrosesan AI-nya mencapai hingga 60 TOPS pada model tertentu, melampaui persyaratan TOPS untuk PC Copilot+.

Jajaran Ryzen AI 400 Series mencakup sejumlah model dengan konfigurasi inti, kecepatan, grafis, dan kemampuan NPU yang berbeda. Model tertingginya, AMD Ryzen AI 9 HX 475, memiliki 12 core dan 24 thread, kecepatan boost hingga 5,2 GHz, serta NPU hingga 60 TOPS.

Sementara itu, Ryzen AI 9 HX 470 juga memiliki 12 core dan 24 thread dengan kecepatan boost hingga 5,2 GHz dan NPU 55 TOPS. Pilihan lainnya mencakup Ryzen AI 9 465, Ryzen AI 7 450, Ryzen AI 7 445, Ryzen AI 5 435, dan Ryzen AI 5 430.

Seluruh model tersebut dibekali grafis terintegrasi AMD Radeon dengan konfigurasi berbeda serta rentang cTDP 15–54 watt. Variasi ini memberikan pilihan prosesor untuk perangkat dengan kebutuhan performa dan desain yang beragam.