Menurut Fahmi, komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya Telkomsel untuk membuka peluang pertumbuhan yang lebih inklusif melalui transformasi digital yang mudah diakses oleh para pelaku usaha di berbagai daerah.
Antusiasme terhadap penyelenggaraan DCE 2026 terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari 2.900 UKM dari seluruh Indonesia. Setelah melalui proses seleksi bertahap, sebanyak 500 UKM mengikuti sesi onboarding sebelum akhirnya dipilih 12 UKM terbaik yang berhak mengikuti DCE Academy & Summit 2026.
Proses kurasi dilakukan secara ketat untuk memastikan setiap peserta memiliki produk yang kompetitif, model bisnis yang matang, serta kesiapan memperluas pasar melalui pemanfaatan teknologi digital.
Sebanyak 12 finalis tersebut berasal dari empat kategori, yakni Fashion, Food & Beverages, Craft, dan Personal Care. Mereka mewakili berbagai daerah seperti Jawa Barat, Jawa Timur, D.I. Yogyakarta, Bali, Sumatera Utara, Papua, DKI Jakarta, hingga wilayah lain di Indonesia.
Produk yang dihadirkan para finalis mengangkat kekayaan lokal, inovasi, keberlanjutan lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat sebagai nilai utama. Penilaian dilakukan berdasarkan lima aspek, yakni kualitas produk, model bisnis, strategi pemasaran, tingkat digitalisasi, serta dampak sosial dan lingkungan yang dihasilkan.
Pada puncak acara DCE Summit 2026, para finalis mempresentasikan bisnis mereka melalui sesi pitching di hadapan dewan juri. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan bazar produk UKM, networking bersama pelaku industri, hingga malam penghargaan untuk kategori Best Fashion Track, Best Food & Beverages Track, Best Craft Track, Best Personal Care Track, serta penghargaan tertinggi Best of The Best.
