Restu Sutradara Gonjiam Jadi Modal Kuat, Film 402 Rumah Sakit Angker Korea Siap Tebar Teror di Bioskop

“Ada satu adegan aku sama Kori di lorong. Seharusnya sosok hantunya belum muncul, tapi saat take pertama kami seperti melihat sosok itu sudah ada. Kami sempat bingung, tapi akhirnya memilih melanjutkan syuting. Sampai sekarang kami juga masih bertanya-tanya itu sebenarnya apa,” ungkap Diandra.

Sementara itu, Alyena Fusil yang memerankan Tyas mengungkapkan adegan kesurupan menjadi salah satu tantangan terbesar karena diambil pada hari pertama syuting.

“Scene kesurupan itu diambil pada hari pertama syuting. Banyak tantangannya, mulai dari kamera yang overheat sampai kami masih beradaptasi menggunakan body rig sambil tetap berakting. Itu cukup menantang buat aku,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan bahwa dirinya berdiskusi langsung dengan sutradara Anggy Umbara untuk membangun karakter Tyas.

“Aku ingin adegan kesurupan Tyas punya ciri khas yang berbeda dengan karakter lain. Jadi kami banyak berdiskusi sebelum syuting,” katanya.

Selain itu, Alyena juga harus menghadapi tantangan baru saat menggunakan softlens untuk pertama kalinya.

“Itu pertama kalinya aku memakai softlens. Masangnya sampai sekitar 20 menit untuk satu mata dan rasanya memang sakit, tapi semua itu bagian dari proses,” ujarnya.

Pengalaman berbeda juga dirasakan Jang Hansol yang memerankan karakter Dae-ho. Bagi kreator konten asal Korea Selatan tersebut, karakter yang dimainkan tidak jauh berbeda dari kesehariannya.

“Biasanya aku cuma mencari dan menyampaikan informasi. Sekarang aku justru ikut masuk langsung ke tempatnya sebagai karakter Dae-ho. Untungnya karakternya tidak terlalu jauh dari diriku sendiri, jadi aku merasa bisa menjadi jembatan antara Korea dan Indonesia,” kata Hansol.