JURNALINDONESIAUPDATE – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (RJBB) memastikan pasokan energi, baik bahan bakar minyak (BBM) maupun LPG subsidi 3 Kg, dalam kondisi aman dan terdistribusi dengan baik di berbagai wilayah Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta.
Area Manager Communication, Relations & CSR RJBB, Susanto August Satria, menyampaikan bahwa hasil monitoring lapangan menunjukkan tidak adanya kelangkaan energi, melainkan dinamika peningkatan serapan masyarakat yang masih dapat ditangani melalui optimalisasi distribusi.
Pertamina juga melakukan penambahan pasokan fakultatif LPG 3 Kg serta percepatan distribusi BBM ke SPBU yang mengalami peningkatan permintaan. Selain itu, pengawasan terhadap lembaga penyalur seperti SPBE, agen, dan pangkalan terus diperketat untuk memastikan distribusi tepat sasaran.
Di sisi lain, sejumlah kasus penyalahgunaan LPG subsidi dan BBM juga berhasil diungkap aparat penegak hukum di beberapa daerah, termasuk Bogor, Indramayu, dan wilayah Polda Metro Jaya. Pertamina memberikan apresiasi atas langkah cepat aparat dan menegaskan sanksi tegas berupa pemutusan hubungan usaha (PHU) bagi mitra yang terbukti melanggar.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk membeli LPG dan BBM di jalur resmi, tidak melakukan panic buying, serta menggunakan energi sesuai kebutuhan.
Selain memastikan ketahanan energi, Pertamina Patra Niaga RJBB juga menjalankan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), seperti program Desa Energi Berdikari, Lentera Jiwa untuk pemberdayaan ODGJ, hingga program PROPER Emas dan Hijau di berbagai unit operasi.
