Pertamina Patra Niaga RJBB Pastikan Pasokan Energi Tetap Terjaga Pasca Lebaran 2026

Sementara itu, konsumsi produk gasoil mengalami penurunan sekitar 19,1 persen. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh kebijakan Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai pengaturan lalu lintas jalan dan penyeberangan selama masa Angkutan Lebaran 2026 yang diterbitkan pemerintah bersama Kepolisian Republik Indonesia.

Meski terjadi perubahan pola konsumsi energi, Pertamina Patra Niaga RJBB memastikan stok BBM di seluruh wilayah operasional tetap berada dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Menurut Satria, peningkatan penggunaan BBM selama musim Lebaran merupakan kondisi yang lazim terjadi setiap tahun karena meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat menuju kampung halaman maupun kembali ke daerah asal setelah libur panjang.

“Peningkatan konsumsi gasoline merupakan hal yang wajar karena mobilitas kendaraan masyarakat meningkat cukup signifikan. Namun kami memastikan seluruh pasokan tetap aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM,” jelasnya.

Selain menjaga pasokan energi, Pertamina Patra Niaga RJBB juga terus mendorong budaya penggunaan energi yang lebih efisien. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah menjaga ketahanan energi nasional secara berkelanjutan.

Berbagai langkah penghematan energi telah diterapkan di lingkungan operasional perusahaan, mulai dari efisiensi penggunaan energi pada fasilitas distribusi hingga optimalisasi sistem operasional yang lebih ramah lingkungan. Pertamina juga mengajak masyarakat untuk menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan agar distribusi energi tetap berjalan optimal.