Antusiasme pengunjung terhadap produk yang ditampilkan terlihat cukup tinggi. Selama tiga hari pelaksanaan PINDEX 2026, ketiga mitra binaan berhasil membukukan penjualan lebih dari 700 porsi berbagai produk makanan. Capaian tersebut menunjukkan bahwa produk UMKM lokal mampu bersaing dan mendapat respons positif ketika dipromosikan dalam ajang berskala nasional.
Salah satu mitra binaan, Astuti dari Cimeler, mengaku memperoleh banyak manfaat dari partisipasinya dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kesempatan mengikuti PINDEX 2026 tidak hanya memberikan tambahan penjualan, tetapi juga membuka peluang memperkenalkan produk kepada calon mitra bisnis yang sebelumnya belum pernah dijangkau.
Ia menilai dukungan yang diberikan Pertamina menjadi motivasi bagi pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas pasar.
“Partisipasi dalam PINDEX 2026 menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Selain dapat memperkenalkan produk kepada lebih banyak calon pelanggan dan mitra usaha, kami juga memperoleh wawasan baru terkait pengembangan bisnis serta peluang kolaborasi yang dapat mendukung pertumbuhan usaha kami,” ujar Astuti.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Susanto August Satria, mengatakan bahwa pengembangan UMKM merupakan salah satu fokus perusahaan dalam menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL). Menurutnya, dukungan terhadap UMKM tidak hanya dilakukan melalui pembinaan, tetapi juga dengan memberikan akses promosi dan membuka peluang pasar yang lebih luas.
