Pertamina Patra Niaga Regional JBB Pastikan Penanganan Cepat Insiden Armada Skidtank LPG di Balongan

Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan dari aparat kepolisian. Pertamina Patra Niaga menyerahkan sepenuhnya proses investigasi kepada pihak berwenang dan siap memberikan dukungan apabila diperlukan.

Sebagai langkah awal, tim HSSE Pertamina melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap armada yang mengalami kecelakaan. Hasil inspeksi memastikan tidak ditemukan kebocoran LPG maupun potensi bahaya lain yang dapat mengancam keselamatan masyarakat di sekitar lokasi kejadian.

“Tim HSSE, Security, dan operasional telah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan area bersama pihak kepolisian. Berdasarkan hasil pengecekan awal, tidak ditemukan adanya kebocoran LPG maupun potensi insiden lanjutan sehingga kondisi lokasi dapat segera diamankan,” jelas Satria.

Kepastian bahwa tangki dalam keadaan kosong menjadi faktor penting yang meminimalkan risiko dalam insiden tersebut. Meski demikian, Pertamina tetap menerapkan prosedur keselamatan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada potensi gangguan terhadap masyarakat maupun lingkungan sekitar.

Selain fokus pada penanganan di lokasi kejadian, Pertamina Patra Niaga juga memastikan insiden tersebut tidak memengaruhi aktivitas distribusi LPG kepada masyarakat. Operasional penyaluran dari Depot LPG Balongan tetap berjalan sesuai rencana sehingga kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

Menurut Satria, sistem distribusi LPG telah dirancang memiliki skema mitigasi sehingga gangguan terhadap satu armada tidak akan menghambat keseluruhan rantai pasok.