“Melalui pemantauan ini, pemerintah ingin memastikan stok dan penyaluran LPG dalam kondisi aman, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, wilayah Tangerang, Banten, berada dalam kondisi aman dengan pasokan yang mencukupi,” ujarnya.
Menurut Christina, pengawasan secara langsung menjadi langkah penting agar distribusi LPG subsidi tetap tepat sasaran sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa kebutuhan energi rumah tangga selama Ramadan dan Lebaran dapat terpenuhi.
Sementara itu, Sales Area Manager Retail Banten Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Agung Kaharesa Wijaya, menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan pemerintah dan Hiswana Migas untuk menjaga keandalan distribusi LPG di seluruh wilayah Banten.
Ia menjelaskan bahwa pengawasan dilakukan secara berkala mulai dari fasilitas pengisian hingga pangkalan resmi untuk memastikan tidak terjadi gangguan distribusi selama masa Satgas RAFI 2026.
“Pertamina Patra Niaga Regional JBB melalui Sales Area Banten bersama Hiswana Migas akan terus menjaga pasokan energi, khususnya LPG, menjelang Hari Raya Idulfitri. Kami juga melakukan pemantauan bersama Ditjen Migas dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan stok LPG di Tangerang maupun wilayah Banten tetap aman sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan nyaman,” kata Agung.
Selain menjaga ketersediaan pasokan, Pertamina Patra Niaga juga terus memperkuat koordinasi dengan agen dan pangkalan resmi agar distribusi LPG subsidi berlangsung sesuai ketentuan pemerintah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan LPG 3 Kg benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan maupun gangguan distribusi.
