Program FS dijalankan dengan skema pendampingan selama tiga tahun. Pada tahun pertama, fokus diarahkan pada pembinaan keluarga serta pemenuhan kebutuhan dasar. Tahun kedua menitikberatkan pada penguatan ekonomi dan pendidikan, sementara tahun ketiga diarahkan pada penguatan kemandirian agar keluarga mampu bertahan dan berkembang secara berkelanjutan.
Berbagai komponen kegiatan menjadi bagian integral dari program ini, mulai dari pembinaan spiritual dan parenting keluarga, pemberian modal usaha serta pelatihan keterampilan, beasiswa pendidikan anak, pendampingan kesehatan, pengelolaan keuangan keluarga, hingga peningkatan sanitasi berbasis keluarga. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dirancang berdasarkan kebutuhan riil keluarga penerima manfaat.
Teguh juga menekankan bahwa seluruh pendanaan Program Family Strengthening bersumber dari zakat para pekerja BRI yang dikelola secara profesional oleh YBM BRILiaN.
“Dana yang kami salurkan bersumber dari zakat para pekerja BRI yang dikelola secara profesional oleh YBM BRILiaN. Ini adalah amanah yang kami kelola agar dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tambahnya.
Pemerintah setempat menyambut positif peluncuran program ini. Camat Wanaraja mengapresiasi kolaborasi antara BRI melalui YBM BRILiaN, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga. Kepala Desa Wanamekar pun berharap Program Family Strengthening dapat menjadi model pemberdayaan keluarga yang berkelanjutan dan memberi dampak jangka panjang bagi warganya.






