Dalam periode 1 Januari hingga 30 September 2026, kolaborasi tersebut mencatat 1.522 frekuensi pelaksanaan lelang dengan nilai hampir Rp200 miliar.
Capaian tersebut menjadi bagian dari momentum bagi BRI RO Bandung untuk kembali mendorong pelaksanaan lelang melalui Gebyar Lelang Serentak Nusantara 2026.
Dalam program tersebut, BRI RO Bandung mengusung target bersama sebanyak 500 frekuensi lelang.
Dewi mengatakan target tersebut diharapkan dapat dicapai melalui kerja sama dan kolaborasi yang terus diperkuat antarinstansi.
“Kami percaya bahwa target ini dapat kita upayakan dan capai bersama-sama. Harapan kami, sinergi dan kolaborasi antara BRI, DJKN, dan BPN akan terus tumbuh semakin solid, produktif, serta memberikan manfaat luas bagi institusi, masyarakat, dan perekonomian di Jawa Barat,” tambah Dewi.
Ribuan Aset Lelang Ditawarkan
Selain memperkuat sinergi antarinstansi, Gebyar Lelang Serentak Nusantara 2026 juga menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat dan calon investor.
Secara nasional, program tersebut menawarkan lebih dari 5.000 aset lelang pilihan yang tersebar di 74 lokasi di seluruh Indonesia.
Aset yang ditawarkan beragam, mulai dari rumah, tanah, ruko, hingga gudang. Kehadiran berbagai pilihan aset tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan program lelang serentak yang berlangsung selama dua bulan.
Masyarakat dan calon investor yang ingin mengetahui informasi mengenai aset yang tersedia dapat mengakses katalog melalui portal resmi infolelang.bri.co.id serta tautan bbri.id/brigebyarlelang.
