Lebih jauh, capaian ini mengukuhkan posisi ITB dan Indonesia sebagai kontributor penting dalam pengembangan ilmu dan teknologi membran dunia. Di tengah dominasi riset dari negara-negara maju, kehadiran Rahma Upper-Bound menjadi penanda bahwa inovasi ilmiah berkualitas tinggi juga lahir dari Indonesia.
Sebagai bagian dari tahapan akademiknya, Widda Rahmah telah melaksanakan Sidang Tertutup dengan judul “Pendekatan Hijau dalam Sintesis Membran Zeolit Cha: Studi Metode Trapped-Gel untuk Proses Carbon Capture” pada Jumat (9/1/2026) di Kampus ITB Ganesha. Sidang tersebut dibimbing oleh tim pembimbing yang terdiri atas Prof. Ir. I Gede Wenten, M.Sc., Ph.D., Prof. Dr. Ing. Ir. Danu Ariono, dan Dr. Ir. Khoiruddin, S.T., M.T.
Dengan capaian ini, Widda Rahmah tidak hanya menorehkan prestasi personal, tetapi juga membawa nama Indonesia semakin diperhitungkan dalam peta riset teknologi hijau dan pemisahan gas dunia. ***





