Ia menekankan bahwa keberhasilan pemberdayaan masyarakat tidak hanya diukur dari bantuan yang diberikan, tetapi dari kemampuan warga untuk melanjutkan dan mengembangkan program secara mandiri. Balai Rakyat Indonesia diharapkan menjadi pusat aktivitas komunitas yang hidup dan produktif.
Apresiasi juga disampaikan Teguh kepada pemerintah daerah dan masyarakat setempat yang telah memberikan dukungan penuh sejak awal perencanaan hingga peresmian balai.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Sukawening, Pemerintah Desa Mekarluyu, para tokoh masyarakat, serta seluruh warga Kampung Kostarea atas dukungan, sinergi, dan kepercayaan yang diberikan kepada YBM BRILiaN. Kolaborasi antara lembaga, pemerintah, dan masyarakat inilah yang menjadi kunci keberhasilan program pemberdayaan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Tak hanya itu, Teguh juga memohon doa dan dukungan agar YBM BRILiaN dan BRI dapat terus tumbuh dan konsisten menghadirkan manfaat sosial yang lebih luas.
“Kami juga memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar BRI, khususnya, senantiasa diberikan kemajuan dan keberkahan, sehingga dapat terus menghadirkan program-program sosial yang semakin besar dampaknya dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.
Balai Rakyat Indonesia ini dibangun dengan nilai Rp222 juta dan telah dihibahkan kepada masyarakat Kampung Kostarea. Pengelolaannya dipercayakan kepada Kelompok FS Sentra Bukit Lestari yang akan mengisi balai dengan berbagai kegiatan edukatif, sosial, keagamaan, serta penguatan ekonomi warga.






